MAN 1 Surakarta Borong Medali Kejurnas Taekwondo

12:34 PM



Surakarta (Kemenag) --- Prestasi membanggakan bidang olah raga kembali diraih siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta. Mereka berhasil memborong medali Moxs Open 2022 National Taekwondo Championship.

Ajang ini berlangsung dua hari, 29 – 30 Oktober 2022, di GOR Jatidiri Semarang. Tim yang berkekuatan 9 orang ini berhasil meraih 1 emas, 4 perak dan 4 perunggu.

Menurut penanggung jawab Taekwondo MAN 1 Surakarta, Rusdi Mustapa, prestasi ini sangat membanggakan mengingat kejuaraan ini bertaraf nasional dan persaingan selama pertandingan sangat ketat. Apalagi, ini adalah kali pertama keikutsertaan MAN 1 Surakarta. 

"Tentu kami sangat bersyukur dengan pencapaian ini, kejuaraan nasional pertama yang diikuti MAN 1 Surakarta. Para siswa mampu memberikan yang terbaik. Mereka memberikan perlawanan maksimal menghadapi peserta lain yang berasal dari dojang taekwondo dari seluruh Indonesia," ujar Rusdi di Surakarta, Senin (31/10/2022).

Ditambahkan Rusdi, persiapan menghadapi kejurnas dilakukan selama satu bulan. Para siswa berlatih setiap Senin dan Kamis sore, dalam giat ekstrakurikuler Taekwondo. Selain itu, menjelasn lomba, ada latihan ekstra setiap pagi. Peserta merupakan siswa siswi yang sudah dipilih sabum (pelatih) yang dikoordinir sabum Rizqon Nur Huda.

Dalam kejuaraan ini, tim MAN 1 Surakarta menjalani pertandingan dari pagi hingga sore yang terbagi dalam kelas Poomsae (jurus) dan Kyorugi (tanding). Untuk Kyorugi dibagi menurut berat badan. Mereka menghadapi atlet dari dojang yang sudah terkenal dari seluruh Indonesia. 

Kepala MAN 1 Surakarta Slamet Budiono mengapresiasi prestasi siswanya. Mereka terbukti mampu menunjukkan kemampuannya dalam even kejuaraan bertaraf nasional yang diikuti oleh dojang-dojang dari seluruh Indonesia.

"Tentu saya sangat bersyukur atas prestasi siswa kami. Kami sangat mendorong siswa untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga, sebagai upaya memberikan kesempatan berprestasi baik tingkat kota, provinsi, nasional dan internasional sehingga bisa mengangkat marwah madrasah," pungkas Slamet Budiyono.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »