Sumpah Pemuda...!!!

5:46 AM Add Comment


Surakarta, 28 oktober Seluruh siswa MAN 1 Surakarta menyelenggarakan Upacara dalam rangka Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tanggal 28 Oktober ini dalam rangka upaya untuk mengingatkan kembali akan pentingnya perjuangan. Seperti biasa, perayaan sumpah pemuda menjadi perhatian banyak pihak. Salah satu contohnya, beberapa daerah meminta anak-anak sekolah untuk mengenakan pakaian daerah. Mereka juga diorganisir untuk menyelenggarakan kegiatan seni budaya.

Kita patut berbangga dan berterima kasih kepada para pendahulu bangsa kita. Dari sekian banyak perjuangan yang mereka lantangkan, mereka juga mengakui peran kaum muda dalam membangun bangsa dan negara. Adalah sumpah pemuda, 28 Oktober 1928 yang menjadi karya dan roh bagi para pemuda Indonesia hingga sekarang. Saya katakan sumpah pemuda sebagai roh karena pesan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pesan dan nilai-nilai yang terkandung di dalam sumpah pemuda tidak lekang oleh waktu. Saya yakin sumpah pemuda akan tetap relevan dan aktual bagi para pemuda Indonesia hingga kapan pun.

Seperti biasa, perayaan sumpah pemuda menjadi perhatian banyak pihak. Salah satu contohnya, beberapa daerah meminta anak-anak sekolah untuk mengenakan pakaian daerah. Mereka juga diorganisir untuk menyelenggarakan kegiatan seni budaya.

Kegiatan seperti ini bisa mengingatkan kaum muda kalau budaya indonesia ada di tangan mereka. Kekayaan budaya dan segala aspek kehidupan di Indonesia ada di tangan kaum muda. Salah mendidik kaum muda, dampaknya bisa pada kelancaran bangsa. Tetapi saat kaum muda dididik dan diarahkan dengan baik, masa depan bangsa berada di jalur yang mencerahkan.
Sumpah pemuda mesti dihidupi setiap hari. Perayaan sumpah pemuda pada setiap tanggal 28 Oktober hanyalah bentuk bagaimana kaum muda menghidupi nilai-nilai sumpah pemuda.

Hari Santri Nasional Menggema di MAN 1 Surakarta

9:00 AM Add Comment

Surakarta, 22 Oktober MAN 1 Surakarta menyelenggarakan upacara dalam rangka memperingati hari santri nasional di kampus MAN 1 Surakarta tercinta. Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya tersebut melibatkan sekitar 1.500 peserta yang terdiri dari guru, karyawan dan seluruh siswa MAN 1 Surakarta. Seluruh guru, karyawan dan siswa pada hari itu mengenakan baju muslim unruk mengikuti upacara dalam peringatan Hari Santri Nasional.
Selain upacara diselenggarakan di kampus MAN 1 Surakarta, sebagian delegasi juga dikirim untuk mengikuti upacara Hari Santri Nasional di tingkat Kota Surakarta yang diselenggarakan di lapangan Sriwedari. Salah satu tujuan diadakannya upacara dalam rangka Hari Santri Nasional di MAN 1 Surakarta adalah upaya untuk menjadi bahan Refleksi bagi pemuda untuk selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas diri para santri guna tetap memperjuangkan intelektualitas kemajuan bangsa indonesia. 
Dengan digelarnya hari santri nasional para pemuda dapat membaca dan merefleksikan secara seksama tentang sejarah para santri dan Kiyai memperjuangkan Bangsa ini. Tentunya harus siap pula menghadapi zaman yang akan datang. Yang sudah penuh dengan Era Digital dan Milenial, maka jika tidak tentang dengan keagamaan dan kepesantrenan yang disiapkan tentunya akan tersorot oleh zaman itu sendiri. 
Ketika bicara santri maka tidak terlepas dari yang namanya pondok pepsantren dan kiyai. Dalam sejarahpun tidak terlepas dari berbegai perjuang para santri dan pesantren bagaimana dulunya mempertahankan NKRI serta kemakmuran bangsa Indonesia. "Bersama santri damailah Negeri" kalimat yang sesekali sering melintas dalam benak kita merupakan bentuk kedaulatan dan perjuangan para santri bagaimana mempertahakan kemaslahan bersama.